Memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW merupakan suatu keutamaan yang tidak terdapat pada hari-hari lainnya. Disamping itu, diantara hikmah lainnya bahwa semua kebaikan umat Muhammad di dunia dan akhirat itu sebenarnya terletak dalam genggaman Rasulullah. Dengan perantaraan beliau, Allah mencurahkan kepada umatnya kebaikan dunia dan akhirat.
Membaca Surat Kahfi
Pada malam dan siang hari Jum'at disunnahkan pula membaca surah al-Kahfi, berdasarkan hadits dari Abu Sa'id al-Khudri bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa membaca surah Kahfi pada Hari Jumat maka ia akan diberi cahaya yang dapat meneranginya diantara dua hari Jumat" (HR Nasa'i, Baihaqi, dan Hakim)
Mandi, Berhias, Menggosok gigi dan memakai Wangi-wangian
Mandi, berhias, menggosok gigi dan memakai wewangian disunnahkan bagi seseorang yang hendak menghadiri pertemuan dengan orang banyak, terutama shalat Jumat di masjid. Dalam hal ini, tidak ada perbedaan antara lelaki dan wanita, besar atau kecil, tua atau muda. Ringkas cerita, hendaklah seseorang dalam keadaan bersih dan menghiasi dirinya, seperti mandi, berpakaian terbaik, dll. Beberapa hadits meriwayatkan akan sunah ini, diantaranya;
Diriwayatkan dari Abu Sa'id ra, dari Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Setiap orang muslim hendaklah mandi pada hari Jum'at, mengenakan pakaian terbaiknya, dan kalau ada hendaklah ia memakai wewangian." (HR Ahmad, Bukhari, Muslim)
Diriwayatkan dari Salman al-Farisi ra, ia berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda,
"Tidak ada seorang pun yang mandi pada hari Jumat dan bersuci dengan alat alat kebersihan yang dimilikinya, kemudian ia berminyak rambut dan bersisir serta memakai wewangian, lalu ia pergi ke masjid tanpa memisahkan diantara dua orang yang telah mendengarkan imam diwaktu berkhotbah, melainkan dosa-dosanya yang terdapat antara Jum'at itu dan Jum'at berikutnya akan diampuni Allah." (HR Ahmad dan Bukhari. Dalam pada itu, Abu Hurairah mengatakan " Dan diberi tambahan tiga hari karena Allah membalas setiap kebaikan dengan sepuluh kali lipat")
Dosa yang diampuni adalah dosa yang kecil-kecil saja, berdasarkan riwayat Ibnu Majah dari Abu Hurairah yang menegaskan, "Selama ia tidak mengerjakan dosa besar."
Datang ke Masjid lebih awal
Disunnahkan datang lebih pagi ke masjid untuk mengerjakan shalat Jumat kecuali bagi Imam. Alqamah berkata, "Aku pergi bersama Abdullah bin Mas'ud ke masjid untuk mengerjakan shalat Jumat. Kebetulan disana tekah ada tiga orang yang datang lebih awal. Abdullah berkata, 'akulah orang keempat datang ke masjid dan orang yang keempat itu tidaklah jauh dari Allah."
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda,
Shalat sunnah sebelum shalat Jum'at
Sebelum shalat jumat disunnahkan shalat sunnah selama imam belum datang untuk memberikan khotbah. kalau sudah datang, seseorang itu tidak perlu mengerjakan shalat sunnah kecuali shalat sunnah tahiyyatul masjid. Shalat tahiyyatul masjid ini boleh dilakukan pada saat imam memberikan khotbah, tetapi hendaklah dipercepat. Akan tetapi, jika masuk ke dalam masjid, sedangkan imam hendak mengakhiri khotbahnya, shalat tahiyyatul masjid tidak perlu dilakukan.
Jabir ra berkata,
"Ada seseorang yang masuk masjid pada hari Jumat, sedangkan Rasulullah SAW telah menyampaikan Khotbah. Beliau lalu bertanya 'Sudahkah engkau mengerjakan shalat?' 'belum,' Jawab orang itu. 'Kerjakanlah shalat sebanyak dua rakaat,' sabda beliau pula." (HR Jamaah)
Shalat Jum'at
Dari Abu Hurairah ra, juga Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu, lalu
menyempurnakan wudhunya, kemudian mendatangi shalat Jum'at, kemudian mendengarkan khutbah dan tidak berbicara, ia akan diampuni dosa dosanya yang terjadi antara hari itu dengan Jum'at berikutnya dan ditambah tiga hari. Dan barangsiapa memegang batu (mempermainkannya), maka sia-sialah Jum'atnya itu"
Seperti dalam postingan sebelumnya pada 'Ayat or Hadits of The Day: Memelihara Shalat Jum'at' , kandungan hadits di atas adalah sebagai berikut.
- Memelihara shalat Jum'at merupakan kewajiban setiap muslim, dan shalt Jum'at tidak sah kecuali jika dikerjakan dengan berjamaah
- Shalat Jum'at menghapuskan doa-dosa yang terjadi selama sepuluh hari. Sebab, kebaikan itu akan mendapatkan balasan sepuluh kali lipatnya, dengan syarat harus diam dan mendengarkan khutbah secara seksama serta tidak berbicara.
- kewajiban diam untuk mendengarkan khutbah Jum'at serta tidak menyibukkan diri dengan pembicaraan atau pekerjaan yang tidak berarti.